Posts tagged ‘buku’

Ngurus ISBN buku…. Mudah kok!!!

ini merupakan pengalamanku menerbitkan buku pertama kali. Apalagi serbitkannya secara self publishing. Semua keribetan dihandle aku dan patnerku yaitu paramita. Alhamdulillah semua banyak yang membantu. Mulai dari cover, layouter dan semua berhubungan dengan tetek bengek dunia penerbitan. Huuffff… memang penuh dnegn perjuangan untuk menghasilkan karya masterpiece…(ceile…masterpiece).

Nahhhhh… pengalaman paling menegangkan mungkin saat mengurus ISBN. Mungkin para pembaca buku banyak yang gak sadar akan adanya ISBN di sebuah buku. Jujur sebelum aku mengurus ini, aku juga gak begitu perhatian kalo angka-angka dan garis2 yang biasana ada pada setiap buku itu adalah penting. Ternyata itu adalah ISBN. ISBN (arti harfiah Bahasa Indonesia: Angka Buku Standar Internasional), adalah pengindentikasi unik untuk buku-buku yang digunakan secara komersial.

ISBN diperuntukkan bagi penerbitan buku. Nomor ISBN tidak bisa dipergunakan secara sembarangan, diatur oleh sebuah lembaga internasional yang berkedudukan di Berlin, Jerman. Untuk memperolehnya bisa menghubungi perwakilan lembaga ISBN ditiap negara yang telah ditunjuk oleh lembaga internasional ISBN. Perwakilan lembaga internasional ISBN di Indonesia adalah Perpustakaan Nasional yang beralamat di Jalan Salemba, Jakarta. Nomor ISBN dapat diperoleh dengan menghubungi Perpustakaan Nasional dengan cara datang langsung atau melalui Faksimil dengan ketentuan:

  1. Mengirimkan atau membawa surat permohonan yang berisi judul buku beserta sinopsis buku yang akan diterbitkan.
  2. Membayar biaya administrasi Rp 25.000/judul buku (di Malaysia tidak dikenai biaya apa pun). kalau yang plus barcode jadi Rp. 60.000/judul buku

Proses untuk memperoleh nomor ISBN tidaklah rumit, terlebih bila datang sendiri ke Perpustakaan Nasional hanya memerlukan waktu beberapa jam. Nahhh…. karena aku tinggal di surabaya dan temenku tinggal di Purwokerto, jadinya aku gak mengurus langsung ke Perpustakaan nasional. kalau yang berada di luar Jakarta, bisa mengurus lewat faximile. Semua persyaratan di fax kan dan dicantumkan juga alamat email/fax yang bisa dihub untuk mengirim barcode dan nomor ISBN nya. persyaratan2 itu antara lain :

1. copy Halaman depan judul

2.copy  halaman belakang judul (yang biasanya ada identitas buku n copyright)

3. copy daftar isi

4. Surat pernyataan

5. Surat permohonan

6. Copy kata pengantar

7. bukti transfer (kalo biaya ditransferkan)

Setelah semua di fax an (bagi yang gak langsung datang), langsung telpon ke perpus nasional Telp. 021-3922669, 3922749, 3922855, 3923116, 3923867 fax : 021-3927919

untuk konfirmasi apakah sudah diterima semua dan apakah semua persyaratan sudah benar. Kalau sudah, tinggal menunggu balasan email atau fax.

Menurut pengalamanku, aku mengefax kan siang jam 1, sore jam 4-5an sudah dikirimkan barcode dan nomor ISBN ke email. Sungguh sangat ceppat dan ga bertele2.

Awalnya aku pesimis karena aku mendengar kabar kalau mengurusnya bisa berhari2 dan bahkan kalau yang baru pertama kali mengurus bisa 2 minggu. ternyata semua itu informasi salah.

entahlah

aku tahu kau disana…

aku harap kau baik-baik  saja

terimakasih masih mau membaca blogku ini

terimakasih masih mau peduli denganku

terimakasih…

aku harap kau bisa datang di acara launching bukuku….

kau pasti sangat senang karena kamu yang selalu menyemangatiku untuk terus berkarya

dan inilah hasilnya… buku itu akan segera terbit. Aku harap kau bisa menyaksikan acara itu.

dimana pun kau berada….

aku tak bisa membohongi perasaanku…….

mimpi

kita hidup dengan mimpi…

bagiku, mimpi adalah harapan hidup

Dan orang yang tidak mempunyai harapan, lebih baik mati saja.

Kita tidak akan tau apa yang akan terjadi esok. Maka kita selalu berharap kita menjadi diri yg lebih baik untuk keesokan harinya.

Kita berharap besok adalah hari yang indah

kita berharap besok adalah hari yang membahagiakan

kita tidak mungkin berharap besok adalah hari yang sial buat kita kahnn…?????

Oleh karena itu kita semangat untuk menyongsong hari esok karena ada mimpi dan harapan

Itu yang membuat kita bisa bertahan hidup…. memimpikan hal yang lebih baik dari sebelumnya

Saat aku bongkar-bongkar berkas2 dan buku2 ku jaman behuela, aku menemukan sebuah buku pelajaran bahasa indonesia. Aku jadi teringat saat awal aku SMA kelas 1. Disana aku baca kembali sekilas halaman demi halaman buku itu. Mataku tertuju pada sebuah bab tentang cita-cita. Ternyata saat aku SMA kelas 1 dlu aku sudah menuliskan cita-cita sebagai psikolog dan penulis. Aku bener2 heran…. kenapa???? jujur aku lupa cita2q dl apa, karena aq sering sekali gonta ganti cita2 sesuai dengan moodq saat itu dan hobiq saat itu. Tapi apa yg aku dapati???? aku baru sadar ternyata cita2 yg aku tulis saat SMA kelas 1 itu sungguh tertanam di alam bawah sadarq dan mengarahkanku pada pilihan2 hidupku selanjutnya.

Baca selengkapnya…

new spirit to make a book!!!! life story skoliosis

buat buku ternyata penuh perjuangan, guys….!!!!

setelah sempat kembang kempis ga bersemangat, letih, lesu, lunglai, tak bergairah (halah) untuk merealisasikan impian membuat buku , akhirna aq menemukan partner yang punya visi dan misi yang sama denganq untuk merealisasikan buku ini. Karena jujur aq merasa ga pede dan ga sanggup kalu sendiri berjuang bertarung nyawa,darah dan halah..halah… lebai lagi de dalam merealisasikan terciptanya buku life story penderita skoliosis. Akhirnya aq bersemangat lagi de buat mengejar impianq membuat buku dan menjadi penulis ini. Semangat 45 guyssss…..!!!!

Aq menemukan parter yang cocok. Dia sama denganq seorang skolioser juga namana riaparamita. well, aq juga mengenalna dari dunia blog… (thanks to blog). So kita mulai merencanakan konsep dan bergerilya dari temen2 skolioser satu ketemen skolioser yang laennya.

memang qt mengalami banyak hambatan. dari sisi aq, aq kadang “gampang”dalam mengajak dan mempersasifkan temen2 skolioser untuk membantu dalam menyumbangkan ceritanya, tetapi entah mengapa ada yang susah sekali untuk mengirimkan ceritanya ke emailq. Padahal cerita hidupnya akan sangat inspiratif dan berguna bagi temen2 skolioser yang laen yang butuh banyak pandangan untuk menentukan penanganan yang tepat bagi skoliosisna. Ada yang tiba2 menghilang dari peredaran dunia maya dan tidak pernah onlen lagi seperti biasana, padahal dia awalnya bersedia untuk membagikan cerita. mungkin ga semua orang maw mempublish skolionya itu karena banyak yang menganggap bahwa skolio adalah sebuah “aib” yang ga maw dibahas2 lagi.

tetapi dibalik itu ada temen2 yang bersedia membantu mempublish ceritanya dan berbagi pengalaman ada icha dari pontianak yang abis dioperasi di singapore dan ada uchi yang abis operasi di jakarta. mereka masi work in progress untuk membuat cerita karena mereka masi sekolah dan masi prioritas dengan ujian2 mereka… yah aq memaklumi sajah… karena menulis cerita itu akan membutuhkan banyak energi dan menguras emosi..

but, i’m still wait

ada juga subyek skripsiq dulu yang sudah bersedia dan aq tinggal mempoles ulang format skripsiq dl menjadi cerita yang lebih mudah untuk dicerna.

Dari sisi riaparamita sendiri juga mengalami hal yang ga jauh berbeda dari aq, yaitu susah untuk mendapatkan responden untuk berbagi cerita. Awalnya sama, mereka sangat tertarik dengan rencana itu, tetapi giliran mereka ditodong untuk membagikan ceritanya, mreka langsung kabur dan ada yang jelas2 menolak karena takut dirinya terpublish…

tenang ajah kok bagi yang identitasnya tidak mau terpublis, qt bisa menyamarkan dan terjamin kerahasiaanya.

tapi mita dah dapat dukungan pwenuh dari dr Salim, dr orthopedi di kotanya dan mbak trie salah satu pengurus MSI (masyarakat skoliosis indonesia). Mereka akan bersedia membantu.

Kemudian qt  juga udah posting rencana buku ini di forum MSI, mudah2an dengan dipostingkannya rencana buku ini di forum MSI, banyak teman skolioser yang bersedia membagikan ceritanya.

qta tunggu yah kesediaannya….

demi terwujudkannya LIFE HISTORY SKOLIOSER ini….

skoliosis…. so what!!!!

komik kambing jantan-raditya dika

kambingjantan_komik-ok2

aq dari awal munculnya buku raditya dika udah jatuh cintrong abis ma buku2nya… mulai dari yg kambing jantan, cinta brontosaurus, radikus makan kakus, ampe babi ngesot; datang tak diundang pulang tak berkutang (kayakna ga ada yg bener de judulnya hohohohoho). Pas aq pertama kali baca kambing jantan, sumpe de perut ampe mules nahan ketawa ga berhenti2. pas lagi kuliah pun aq sempet2in nerusin baca sambil tetep ketawa2 ga jelas nyengir2 kuda. pas temen liat aq sibuk ketawa sendiri mereka pada jeles ko ketawa ga bagi2. Akhirnya qt pada ketawa berjamaah de baca tu buku.

Dari situ q jadi pengen juga bikin blog, kayakna asik tu bikin begituan. Yang aq ga abis pikir, kok ada ya cowok yang dengan rajinnya posting sampe begitunya. Ohya bagi yang belom taw, si radit nie bikin buku kambing jantan diambil dari kumpulan2 postingan blognya. So blog yang dibukukan.

Baca selengkapnya…