harga buku BERDAMAI DENGAN SKOLIOSIS

BERDAMAI DENGAN SKOLIOSIS

BERDAMAI DENGAN SKOLIOSIS

dear all,,,

terima kasih karena sudah memesan buku “Berdamai dengan Skoliosis”
Buku “Berdamai dengan Skoliosis” ini disusun oleh Septi Hanum dan Paramita ini dengan harapan bisa memudahkan skolioser (sebutan untuk penderita skoliosis) dalam mencari informasi mengenai skoliosis dan bagaimana kehidupan penderita skoliosis yang sesungguhnya.
Buku ini berisi 10 kisah inspiratif dari para penderita skoliosis. Harapannya, buku ini bisa memberikan jawaban apa yang harus diperbuat jika diri kita atau orang lain yang ada di sekitar kita divonis menderita skoliosis sehingga mereka bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi pada diri skolioser.
Tidak hanya bagi mereka yang bersentuhan langsung dengan kehidupan skolioser, tapi buku ini juga ditujukan untuk masyarakat luas agar lebih mengetahui tentang skoliosis dan mencegah agar dirinya tidak terkena skoliosis karena tanpa disadari, sebenarnya siapapun bisa terkena skoliosis jika tidak menjaga sikat tubuhnya.
Intinya,,,nggak rugi kalau anda membaca buku ini…..

harga buku @35rb (belum termasuk ongkos kirim untuk domisili di luar surabaya dan purwokerto),,,namun untuk pembayaran sekarang- tanggal 2 Agustus akan mendapatkan diskon 10rb,,,
jadi kl dibayar sampai tgl 2,,,cuma perlu membayar 25rb+ongkir (kalo lewat diambil lewat MSI jakarta MSI sby gak perlu ongkir).

yang belum pesan, bisa langsung pesan lewat blog ini atau via email sehan_psyco@yahoo.com atau paramita.ria@gmail.com dan sertakan alamat untuk pengiriman.

pembayaran buku dapat dilakukan melalui transfer via rekening:
no rek: 0174409037
BNI cabang Purwokerto
atas nama paramita nilam sari

So, jangan lupa beli yaaah,,,inget,,,skoliosis ada di sekitar kamu dan kamu pun bisa terkena skoliosis jika tak menjaga sikap tubuhmu….!!!!
Thx…terima kasih atas perhatiannya,,,
semoga buku ini bermanfaat dan bisa memberikan inspirasi buat kehidupanmu!!!
^^
salam,
(Septi Hanum & Paramita)

H-4 launching buku “BERDAMAI DENGAN SKOLIOSIS”

cover depan FIX tuhhhhh banyak khn tag line nya....

Hhhhhmmmmppfff… akhirnya setelah melewati jalan berliku, 10 belokan, 8 tanjakan, 5 turunan…. buku yang udah lama mimpikan bisa terbit akhirnya akan terbit juga. Buku ini berjudul “BERDAMAI DENGAN SKOLIOSIS”, kumpulan 10 kisah inspiratif dan penuh warna penderita skolisois di seluruh Indonesia. Ada berbagai macam kisah yang mengharukan, romantic, sedih, senang dan lucu. Semua terangkum menjadi 1 buku yang menarik dna mudha dibaca oleh smeua kalangan. Kisah-kisah ini menceritakan bagaimana dirinya bisa terkena skoliosis, bagaimana reaksi penderita saat dirinya di diagnosis skoliosis, apa saja pengobatan yang dilakukan, serta semua aspek psikologis yang terjadi selama pergulatan dengan si skoli.  Buku ini bisa menjadikan panduan, informasi dan pemberi semangat hidup kembali pada skolioser2 yang ada bahwa skoliosis bukanlah aib yang harus di tutupi, diacuhkan dan disepelekan. Skoliosis ini harus diperhatikan dan ditindak lanjuti dengan penaganan yang tepat sehingga tidak menimbulkan efek yang parah dikemudian hari. Banyak yang awalnya mengacuhkan si skoli ini dan akhirnya datang ke dokter dengan kondisi derajat kebengkokan yang sudah demikian hebatnya. Maka dokter pun semakin kesulitan untuk menoperasi penderita tersebut. Maka dengan adanya buku ini, masyarakat awam yang belum mengetahui skoliosis dapat dengan dini mencegah anak-anak mereka karena skoliosis bisa terjadi pada siapa saja, istri, suami, anak dan bahkan anda2 sendiri. Semoga buku ini bisa bermanfaat buat masyarakat banyak dan dapat mencegah semakin banyak skolioser2 lainnya.

Buku ini akan di launching tanggal 2 Agustus 2009 di atrium city of tomorrow Surabaya Jl. Ahmad Yani 288 Surabaya pukul 10.30- selesai. Akan ada juga acara2 lainnya yaitu Launching masyarakat Skoliosis Indonesia Jatim

undnagan + cover

So buat yang concern terhadap skoliosis, ato bapak, ibu, istri, suami, anaknya mengalami skoliosis, silahkan datang di acara launching MSI JATIM dan launching buku “BERDAMAI DENGAN SKOLIOSIS”…. Aku tunggu kedatanga kalian yahh…

Ngurus ISBN buku…. Mudah kok!!!

ini merupakan pengalamanku menerbitkan buku pertama kali. Apalagi serbitkannya secara self publishing. Semua keribetan dihandle aku dan patnerku yaitu paramita. Alhamdulillah semua banyak yang membantu. Mulai dari cover, layouter dan semua berhubungan dengan tetek bengek dunia penerbitan. Huuffff… memang penuh dnegn perjuangan untuk menghasilkan karya masterpiece…(ceile…masterpiece).

Nahhhhh… pengalaman paling menegangkan mungkin saat mengurus ISBN. Mungkin para pembaca buku banyak yang gak sadar akan adanya ISBN di sebuah buku. Jujur sebelum aku mengurus ini, aku juga gak begitu perhatian kalo angka-angka dan garis2 yang biasana ada pada setiap buku itu adalah penting. Ternyata itu adalah ISBN. ISBN (arti harfiah Bahasa Indonesia: Angka Buku Standar Internasional), adalah pengindentikasi unik untuk buku-buku yang digunakan secara komersial.

ISBN diperuntukkan bagi penerbitan buku. Nomor ISBN tidak bisa dipergunakan secara sembarangan, diatur oleh sebuah lembaga internasional yang berkedudukan di Berlin, Jerman. Untuk memperolehnya bisa menghubungi perwakilan lembaga ISBN ditiap negara yang telah ditunjuk oleh lembaga internasional ISBN. Perwakilan lembaga internasional ISBN di Indonesia adalah Perpustakaan Nasional yang beralamat di Jalan Salemba, Jakarta. Nomor ISBN dapat diperoleh dengan menghubungi Perpustakaan Nasional dengan cara datang langsung atau melalui Faksimil dengan ketentuan:

  1. Mengirimkan atau membawa surat permohonan yang berisi judul buku beserta sinopsis buku yang akan diterbitkan.
  2. Membayar biaya administrasi Rp 25.000/judul buku (di Malaysia tidak dikenai biaya apa pun). kalau yang plus barcode jadi Rp. 60.000/judul buku

Proses untuk memperoleh nomor ISBN tidaklah rumit, terlebih bila datang sendiri ke Perpustakaan Nasional hanya memerlukan waktu beberapa jam. Nahhh…. karena aku tinggal di surabaya dan temenku tinggal di Purwokerto, jadinya aku gak mengurus langsung ke Perpustakaan nasional. kalau yang berada di luar Jakarta, bisa mengurus lewat faximile. Semua persyaratan di fax kan dan dicantumkan juga alamat email/fax yang bisa dihub untuk mengirim barcode dan nomor ISBN nya. persyaratan2 itu antara lain :

1. copy Halaman depan judul

2.copy  halaman belakang judul (yang biasanya ada identitas buku n copyright)

3. copy daftar isi

4. Surat pernyataan

5. Surat permohonan

6. Copy kata pengantar

7. bukti transfer (kalo biaya ditransferkan)

Setelah semua di fax an (bagi yang gak langsung datang), langsung telpon ke perpus nasional Telp. 021-3922669, 3922749, 3922855, 3923116, 3923867 fax : 021-3927919

untuk konfirmasi apakah sudah diterima semua dan apakah semua persyaratan sudah benar. Kalau sudah, tinggal menunggu balasan email atau fax.

Menurut pengalamanku, aku mengefax kan siang jam 1, sore jam 4-5an sudah dikirimkan barcode dan nomor ISBN ke email. Sungguh sangat ceppat dan ga bertele2.

Awalnya aku pesimis karena aku mendengar kabar kalau mengurusnya bisa berhari2 dan bahkan kalau yang baru pertama kali mengurus bisa 2 minggu. ternyata semua itu informasi salah.

entahlah

aku tahu kau disana…

aku harap kau baik-baik  saja

terimakasih masih mau membaca blogku ini

terimakasih masih mau peduli denganku

terimakasih…

aku harap kau bisa datang di acara launching bukuku….

kau pasti sangat senang karena kamu yang selalu menyemangatiku untuk terus berkarya

dan inilah hasilnya… buku itu akan segera terbit. Aku harap kau bisa menyaksikan acara itu.

dimana pun kau berada….

aku tak bisa membohongi perasaanku…….

…untitled again

entahlah kuberi judul apa postingan kali ini. Pikiranku tak bisa dituliskan dengan kata2… tak ada kata2 yang bisa menjelaskan isi pikiran dan hatiku.Mungkin bisa juga judulnya KATA-KATA TAK BERAKSARA. tapi whatever….

aku hanya ingin menuliskan….

untuk sahabatku dimanapun kamu berada nantinya… aku harap kau tetap seperti sahabat yang aku kenal dlu, yang bisa menjadi kakak buat aku, bisa menjadi pembimbing aku, bisa membuat aku tertawa, bisa buat aku manggut2 denger nasehatmu, dan JANGAN PERNAH BERUBAH.

dan aku harap kamu tetap menepati janjimu untuk menelponku, memberiku kabar bahwa kamu sampai di tanah air dengan selamat

I’m dissapointed if u think u are not important for me…, no…no… u are so important.  Please don’t think like that. maybe u don’t understand why i must to do it. But I have to…

U make me choose this choice… although it’s difficult choice, very..very difficult

and the last, i will be missing my gendon!!!

comment for KCB…

KCB

ketika cinta bertasbih…. ya sekarang kata2 itu menjadi sangat booming di Indonesia, bahkan di beberapa negara lain di muka bumi ini. Baik itu filmnya, maupun novel2nya yang laris dipasaran bak kacang goreng. Disini aku gak akan menulis tentang resensi dari film ataupun novel ini karena sudah banyak tulisan2 yang menulis hal itu…. tapi lebih dari sekedar itu, aku menuliskan tentang apa yang dapat aku tangkap, aku pelajari dan membuat aku trenyuh saat membaca ataupun melihat film KCB ini.

kcb2

pertama-tama, aku udah nunggu film ni dari setahun lebih yg lalu sejak aku khatam baca novelnya yang ke 2. Mgk perlu di ingatkan kembali novel ketika cinta bertasbih ini ada 2 jilid. Yaitu KCB 1 dan KCB 2. Awalnya aku agak bingung kalo ni novel akan di buat film, akan sepanjang apa yah, soalnya konflik dalam buku ini baik 1 dan 2 sangat banyak sekali. gak seperti novel AAC terdahulu yang tidak terlalu banyak tokoh yang mempunyai masalah dibandingkan KCB. Dalam KCB ini hampir semua tokoh punya cerita yang khas dan sangat menyentuh. Contohnya dalam KCB 1 selain kisah sang Azzam sendiri, ada kisah konflik furqon dengan penyakit AIDS, kisah keberhasilan husna, kisah anna yang dilamar Furqon, kisah cinta fadil (teman azzam)dengan tiara yang gagal, kisah cinta adiknya Fadil, mala dengan teman Azzam (lupa namanya), kisah teman2 malaysia Anna, kisah Eliana…. Sungguh sangat rumit sekali sebenarnya kalo di ceritakan secara detil dalam sebuah film.Dalam KCB 2…. hhmmm lebih berwarna lagi tokoh2 yg ada dalam cerita. Tapi memang ada beberapa kisah yg hanya cukup sampai di KCB 1 dan gak dimunculin lagi di KCB 2.

Tapi semua itu mempunyai makna dan hikmah di masing2 cerita. Seperti kisah cinta Fadil dan Tiara yang harus berpisah padahal mereka sangat amat saling mencintai. Tiara dilamar oleh sahabatnya sendiri, yaitu Zulkifli yang sudah lebih mapan dan siap untuk menikah dan dia harus menahan emosi serta rasa cemburunya yang udah di ubun2 saat di minta untuk menyanyi menghibur para undangan di pernikahan tiara dan zulkifli….  dalam kisah itu bisa di petik bahwa ikhlas itu memang gak gampang!! Apalagi mengikhlaskan orang yang di cintai untuk dimiliki oleh sahabat sendiri. Begitu juga dengan kisah cinta Anna dan Azzam…. Azzam harus rela dan ikhlas bahwa wanita yang ingin di lamarnya telah di dahului oleh sahabatnya sendiri yaitu Furqon. Disini lagi2 masalah keikhlasan menjadi peran utama dalam memecahkan teka teki Yang Diatas.

ada juga saat adegan Azzam sangat marah saat Eliana akan memberinya hadiah french kiss kepada Azzam karena sudah membantu keluarga Eliana dalam menjamu kerabat ayah Eliana. Azzam tidak mau menodai kesucian dirinya, kesucian Eliana dengan melakukan french kiss sebelum hubungan mereka halal. Subhanallah…. sungguh prinsip yang sangat jarang ditemui di jaman sekarng.

Tentang para pemain…. sebagian besar para pemain KCB adalah sosok yang sesuai dengan bayangan dan khayalanku saat membaca novelnya. Sosok azzam… cocok, pemuda yang pintar, pekerja keras, ulet, berprinsip, tegas, berjiwa pemimpin, penampilan khas orang Jawa, medoknya, tingginya, perawakannya sangat pas di bawakan oleh M. Kholidi Asadil Alam. Seandainya peran itu jadi di bawakan oleh Dude Herlino, menurutku agak kurang cocok. Terlalu “ganteng” dan “anak kota sekali”. padahal dalam cerita di kisahkan sebagai anak desa yang sederhana.

Anna Alfathunisa yang diperankan juga sangat pas di bawakan oleh Oki Setiana Dewi. Dalam hati sueeerrrr aku minder. Minder karena apa…. bukan karena secara fisikly, tapi lebih kepada aku masih belom bisa total berjilbab seperti dia. belum bisa saleha seperti Anna. Boleh khan minder dalam hal ibadah heheheh…. Kata2 Anna yang aku suka banget “Saya hanya ingin seperti Fatimah, putri kanjeng Nabi yang seumur hidupnya tidak pernah di madu oleh Ali bin abi Tholib”….

Satu hal lagi yang akan aku sampaikan…. kita bisa melihat dari cerita KCB ini… bahwa pepatah lama yang menyebutkan “Jodoh Tak kan lari di kejar” itu adalah benar. Kalau memang kita sudha di takdirkan berjodoh dengan seseorang, mau orang itu sudah di ambil orang lain, mau pergi kemana saja, kembalinya juga tetep pada kita. Seperti kisah Anna dan Azzam, dalam KCB 2 diceritakan bahwa Anna dapat menikah dengan Azzam dan tetap menjadi “perawan” meskipun sebelumnya telah menikah dengan Furqon dan akhirnya bercerai. Furqon belum pernah sama sekali “menyentuh” Anna selama pernikahnnya karena Furqon takut menularkan virus AIDSnya pada Anna.padahal Azzam pun sudah akan menikah dengan wanita lain dan ternyata harus putus tunangan dengan wanita lain itu karena kecelakan yang mengakibatkan tulang kakinya patah.

Sebagai manusia kita memnag hanya bisa berusaha dan berdoa, Tuhanlah yang menentukan nasib kita selanjutnya. Dialah sanga maha Pengatur hidup manusia dan tahu apa yang terbaik buat umatnya. Sesuatu hal yang buruk mungkin bukanlah benar2 sesuatu yang buruk buat kita, mungkin saja justru sesuatu pertanda yang bisa mmebawa kita dalam sebuah kebaikan. Wallahuallam….

Semoga film ni bisa memberi inspirasi kepada semua orang yang melihat ataupun yg membaca bukunya dan menjadi ladang dakwah bagi yang bersangkutan!!!!

abu abu

abu abu itu bukan hitam

bukan juga putih…

bukan iya, ataupun gak

tapi diantaranya…

sepertinya sekarang terasa sangat abu-abu bagiku

ingin sekali rasanya aku segera tau apakah itu hitam ataukah putih

tapi

hanya waktu yang bisa menjawabnya

hanya sabar yang bisa aku lakukan

dan berdoa supaya semua yang terjadi adalah yang terbaik untukku, dia, mereka semuanya