disebuah seminar ada seorang pembicara yang bertanya pada peserta seminar

pembicara : saya punya uang 100 ribu, siapa yang mau uang ini????

penonton : saya…saya…saya… (semua penonton mengangkat tangannya)

pembicara : kalau uang ini saya lipat lipat sampai kecil seperti ini, siapa yang masih mau uang ini…?

penonton : saya…saya…saya (masih banyak yang mengangkat tangannya)

pembicara : kalau uang ini saya injak-injak dengan sepatu saya seperti ini, siapa yang masih mau uang ini ?

penonton : saya…saya… (yang mengangkat tangan sudah berkurang)

pembicara : kalau uang yang sudah saya injak-injak seperti ini lalu saya buang kesampah, siapa yang masih mau uang ini??

penonton : saya..saya (hanya beberapa saja dari penonton yang angkat tangan)

dari cerita diatas, kita bisa lihat, UANG yang pembicara telah lipat lipat, injak-injak, dan dibuang kesampah… secara esensi itu tetaplah UANG yang bernilai 100ribu. Mau diapakan aja, tetap itu bernilai 100 ribu dan tidak berkurang nilainya.

Sama halnya dengan manusia,

jika seseorang telah melewati banyak masalah dan merasa dirinya tidak pantas hiduplah ato dirinya sudah tidak berharga lagi lah sebagai manusia…apalagi punya keinginan untuk bunuh diri karena sudah tidak pantas lagi hidup sebagai manusia…. come on…. seberat apapun masalah kita, kita tetaplah manusia dan tidak mungkin berubah menjadi pangeran kodok khan!!!

kita tetap manusia yang punya akal dan hati, yang pernah berbuat salah, yang harus selalu belajar…

masalah merupakan pembelajaran untuk kita bukan justru membuat harga diri kita hilang atao hancur. Saya disini tidak bermaksud menggurui siapapun… saya juga pernah punya masalah, pernah merasa hancur, pernah merasa hilang harga diri… tapi setelah dipikir-pikir… buat apa kita merasa semua itu… semua masalah tidak mengurangi esensi kita sebagai manusia. Justru itu memnandakan bahwa kita hidup. karena hidup itu tidak selalu senang… juga tidak selalu sedih.

patah hati… kalian tetap manusia

dipecat dari pekerjaan … kalian tetap manusia

dihina… kalian tetap manusia

diremehkan… kalian tetap manusia

dibenci…kalian tetap manusia

apapun yang terjadi…. kalian tetap manusia, makhluk yang paling sempurna yang dimiliki oleh Allah (meskipun didunia ini tidak ada manusia yg sempurna)