benjaminbutton

beberapa waktu yang lalu aq dan temen2q sempet ngobrolin film terbaru ini…

Film yang dirilis resmi akhir 2008 di luar negeri sono…udah ngantongin beberapa award dan nominasi diantarana 5 penghargaan Golden Globe, 8 dari Broadcast Film Critics, 3 dari National Board of Review, 2 Satellite Awards, 2 dari Graham Burt and Tom Reta serta menjadi -Won Best Art Director- dari perkumpulan pengkritik film Washington DC.

Film ni patut di acungi 4 jempol de… cerita yang lumayan menarik dan didukuang aktor2 yang udah ga asing lagi… sekelas brad pitt. Emang c aq belom nonton, tapi setelah aq denger2 resensina dan membaca dengan lebih lengkap, aq jadi ga sabar untuk segera nonton.

Untuk lebih lengkapnya resensi akan aq tampilin disini… biar kalian pada ngiler2 najong pengen nonton juga hahahahah

Film  ini adalah film drama fiksi ilmiah romantis yang berjudul The curious case of Benjamin Button. Tokoh utama di film ini adalah Benjamin Button yang diperankan oleh Brad Pitt dan Daisy yang diperankan oleh Cate Blanchett.

Film ini diangkat dari cerita pendek dengan judul yang sama yang terbit pada tahun 1921 (aq masih dimana yagh waktu itu heheheh) yang mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang Benjamin Button di New Orleans Louisiana yang mempunyai perkembangan fisik terbalik dari manusia normal. Dari tua manjadi muda.

Film ini diceritakan dari sebuah buku harian yang dimiliki oleh Daisy tua yang terbaring di rumah sakit menjalang datangnya badai angin topan Katrina pada tahun 2005 yang kemudian dibacakan oleh anak perempuannya Caroline. Dari buku harian tersebut hadir cerita tentang Benjamin Button.

Benjamin Button lahir dengan tampilan fisik menyerupai orang yang berumur 85 tahun dengan kulit berkerut-kerut. Karena fisiknya yang tidak normal tersebut, maka ayahnya yang seorang pengusaha kancing kemudian berencana untuk membuangnya, namun kemudian menaruhnya di tangga sebuah rumah jompo dengan uang 18 Dollar.

Di rumah jompo tersebut Benjamin diangkat anak dan diasuh oleh Queenie yang bekerja di panti jompo tersebut dan tumbuh menjadi anak yang mempunyai penampilan seperti orang jompo dan kemudian bertemu dengan Daisy kecil, cucu seseorang yang menghuni rumah jompo tersebut yang kemudian menjadi penari balet di New York, sedangkan Benjamin sendiri menjadi pekerja di sebuah kapal.

Dalam perkembangan hidupnya, Benjamin menjadi semakin muda secara fisik ketika umurnya sudah semakin tua. Diakhir cerita, dikisahkan bagaimana Daisy menjadi semakin tua dan menjadi nenek-nenek sedangkan Benjamin menjadi semakin seperti anak yang berumur belasan tahun namun mengalami pikun dan kemudian menjadi anak kecil, dan akhirnya menjadi bayi lagi lalu kemudian meninggal dalam pelukan Daisy.