.:senandung kehidupan:.

Juni 28, 2009

tega

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — hanum01 @ 8:06 am

menjelang hari bahagiamu
kau tak pernah tahu aku bersedih
kau lupakan semua kenangan lalu
lalu lau campakkan begitu saja
tega…

aku tahu, dirimu kini
telah ada yang memiliki
tapi bagaimanakah dengan diriku
tak mungkin ku sanggup untuk kehilangan dirimu

aku tahu,  bukan saatnya
tuk mengharap cintamu lagi
tapi bagaimanakah dengan hatiku
tak mungkin ku sanggup hidup… begini
tanpa cintamu

tak ingatkah kau dulu pernah berjanji
bahagiakan diriku selamannya
tak berartikah cinta kita yang lalu
hingga kau bersama dengan dirinya
tega…..

_Rossa_tega

Januari 26, 2009

memory lama

Diarsipkan di bawah: meLLow... — Tag:, , , , — hanum01 @ 2:01 pm

hari libur imlek ini, aq sempetin beres-beres barang2 q yang udah lama numpuk.

26012009004otomatis aq nemukan banyak foto2 lamaku yang masih culun2 mulai dari SD, SMP, SMA sampe awal2 aq kuliah dulu (secara dari dl aq dah narsis). Pikiranku langsung melayang saat SD dlu… hmmmm jadi kangen temen2 SD dl. kangen ama perwin yang sejak lulus SD dah pindah ke Bali hhuhuhuhu….. jadi inget dlu aq sering banget tengkar ma dy secara dy cablak abis anaknya

(culun banget yak fotona… tu waktu qt lagi karnaval pas TK dl). Inget banget tu dlu aq didandanin pagi2 buta buat nyanggul… malu banget booo…. mana ke sekolahannya naek becak dan dengan suksesna jadi pusat perhatian dijalan karena ni anak kecil pagi2 buta dah dandan kayak ondel2 heheheh.

terus aq juga nemuin fotoq waktu umur sekitar 4-5 tahun. Kalo ga salah foto waktu ulang tahunq. Suerrr aq ngakak sendiri dan geli ngeliat betapa lucuna anehna foto itu kalo diliat sekarang. Sebuah memory yang ga akan terlupakan.

26012009001 aq inget dlu ampir tiap taun ultahq dirayain ma ortuq. Bukan apa2, tapi karena tanggal ultahq kebetulan berdekatan ama ultah adikku jadinya sering dirayain. Tu fotoq waktu ngerayain ultah dirumah. Sederhana ajah c ngundang temen2 kerumah sambil tiup lilin. (kalo diperhatiin bajuq ko ngetren lagi yah sekarang) hahahahah

26012009002selaen itu ada juga foto q yang lagi mejeng ga jelas diatas kursi. q foto dengan boneka kesayanganq waktu itu “smurf” yang sekarang entah kemana rimbanya. Ntar kalo aq punya anak, mgk kayak gitu kale yah mukana…. hahahah(kecuali kalo aq nikah ma org bule….)

aq inget banget wkt itu, rambutq sering dinamai rambut jagung. Secara dikepalaq waktu itu terkesan hanya punya beberapa helai rambut ajah. Udah nonong ga jelas kayak jinong, duuwwhhhh ga banget de. tapi untungna pas gedena rambutq tumbuh dengan lebatna… whehehehhe

(lagi…)

Oktober 10, 2008

Indonesia lebih Barat dari Barat

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, , — hanum01 @ 9:22 pm

Lucu juga, mentertawakan diri sendiri yg sangat inferiority complex..
Pernahkah ketika anda masih SMA pergi ke Club atau Diskotik?..
Pernah ke New York City?.. my city! tapi bete ama bouncer-nya gak boleh masuk gara-gara umur waktu itu masih 20 lebih 9 bulan! Damn, I Love Indonesia, lebih bebas!

Sapa bilang Amerika negara bebas??? Pernahkan anda melihat (atau merasakan sendiri) sekelompok anak muda minum bir?… wah bukan pemandangan aneh di parkiran Circle K Bandung! every single store! Tau Texas?.. Tau! Kota yang ngga boleh minum alkohol sembarangan kan? mending di Bandung, atau di Jakarta, mau mabok sambil nyetir juga boleh!

Pernahkah anda membeli majalah yang porno, setengah porno -apapun sebutannya- yang covernya adalah wanita berbikini dengan headline 7 Trik Liar Di atas Ranjang?
Kupu Kupu Malam Kota Solo dan majalah yang setiap edisinya tidak pernah luput dari kata Mr. Happy? …

Ngga tuh (Boong!! Liat ada apa di bawah kasur? yang diumpetin di lemari? Bagasi mobil belakang)..
Di mana anda beli majalah Playboy? atau majalah sejenis itu?.. sebelum ke kantor di tukang koran, dan bangga banget punya playboy karena ngga usah subscribe kaya di Amerika, aneh padahal negara USA produsen-nya kok mereka ribet banget sih, harus liatin ID segala?

di Indonesia di emperan juga ada, di mana aja yang penting hatibangga! Siapa yang bangga ada majalah Playboy Indonesia? Siapa yang bangga dengan Cosmopolitan Indonesia? .. Ya orang Indonesia, mereka bangga! Playboy pertama di Asia Tenggara!! (tapi kok di Malaysia malah ngga ada, malahan di Singapore majalah sekelas Cosmopolitan aja dibredel? mereka bodo banget deh)

(lagi…)

September 13, 2008

Beda cewek dan cowok kalo ambil ATM

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — hanum01 @ 11:25 pm

Kalau cowok ambil ATM
1. Parkir mobil
2. Masuk ke ATM
3. Masukkan kartu
4. Masukkan nomer PIN
5. Ambil uang nya
6. Pergi dengan mobilnya

Kalau ceweknya
1. Parkir mobil
2. Betulin makeup
3. Matikan mesin
4. Periksa makeup
5. Masuk ke ATM
6. Sibuk cari kartunya
7. Masukkan kartu
8. Tekan cancel
9. Sibuk lagi cari catatan PIN
10. Masukkan kartu
11. Ambil uangnya
12. Balik ke mobil
13. Periksa makeup
14. Start mobil
15. Matikan lagi
16. Balik lagi ke mesin ATM
17. Ambil kartu ATM nya
18. Balik ke mobil
19. Periksa makeup
20. Start mobil
21. Periksa makeup
22. Nyetir mobil ½ km
23. Lepas rem tangan
24. Nyetir lagi

diambil dari blogna fajar

September 7, 2008

Kalo cinTa lauRa jadi pegawai PemDa

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — Tag:, — hanum01 @ 5:01 pm

ga sengaja iseng2 liat blog orang laen…

eehhhh tiba2 ajah liat poto2 yg ampir beberapa menit q liat ga sempet kedip ( tu khan jadi kelilipan sekarang)

ternyata poto2 aneh bin ajaib. nI link blog na shelly

mo liat….

bila ngakak berlanjut… silakan hubungi dukun terdekat……

Juni 14, 2008

A MAN SHOULD BE

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — hanum01 @ 2:32 am

A man should be…

Suatu ketika, ada seorang anak perempuan yang bertanya kepada ayahnya,
Tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya Yang
mulai berkerut dengan badannya yang terbongkok-bongkok, Disertai suara
batuk-batuknya.

Anak perempuan itu bertanya pada ayahnya “Ayah, mengapa wajah ayah kian
berkerut dengan badan ayah yang kian hari kian memmbongkok ?”

Demikian pertanyaannya, ketika ayahnya sedang beristirahat di beranda.

Si ayah menjawab : “Sebab aku lelaki.”

Anak perempuan itu berkata sendirian : “Aku tidak mengerti”.
Dengan kerut kening karena jawaban ayahnya membuatnya termenung rasa
kebingungan.

Ayah hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anaknya itu, terus
menepuk-nepuk bahunya, kemudian si ayah mengatakan “Anakku, kamu memang
belum mengerti tentang lelaki.” Demikian bisik Si ayah,

yang membuat anaknya itu bertambah kebingungan.

Karena perasaan ingin tahu, kemudian si anak itu mendapatkan ibunya lalu
bertanya kepada ibunya.
“Ibu, mengapa wajah Ayah jadi berkerut dan badannya kian hari kian
membongkok? Dan sepertinya ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan
rasa sakit?”

Ibunya menjawab:
“Anakku, jika seorang lelaki yang benar-benar bertanggungjawab terhadap
keluarga itu memang akan demikian.”

Hanya itu jawaban si ibu. Si anak itupun kemudian membesar dan menjadi
dewasa, tetapi dia tetap juga masih mencari-cari jawaban, mengapa wajah
ayahnya yang tampan menjadi berkerut dan badannya menjadi membongkok?

Hingga pada suatu malam, dia bermimpi. Di dalam impian itu seolah-olah dia
mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas sekali. Dan kata-kata yang
terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai
jawaban rasa kebingungannya selama ini.

“Saat Ku-ciptakan lelaki, aku membuatnya sebagai pemimpin keluarga serta
sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia senantiasa akan
berusaha untuk menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa aman, teduh dan
terlindung.”

“Ku ciptakan bahunya yang kuat dan berotot untuk membanting-tulang
menghidupi seluruh keluarganya dan kegagahannya harus cukup kuat pula
untuk melindungi seluruh keluarganya. “

“Ku berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang
berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal dan bersih, agar
keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapat cercaan dari
anak-anaknya” .

“Ku berikan keperkasaan dan mental baja yang akan membuat dirinya pantang
menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya tersengat panasnya
matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya berbasah kuyup kedinginan
dan kesejukan karena tersiram hujan dan dihembus angin, dia relakan tenaga
perkasanya dicurahkan demi keluarganya, dan yang selalu dia ingat,
adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan mengharapkan hasil
dari jerih-payahnya. “

“Kuberikan kesabaran, ketekunan serta kesungguhan yang akan membuat dirinya
selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa adanya keluh
kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan dan kesakitan
kerapkali menyerangnya” .

“Ku berikan perasaan ulet dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai
dan mengasihi keluarganya, didalam suasana dan situasi apapun juga,
walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai perasaannya, melukai
hatinya.Padahal perasaannya itu pula yang telah memberikan perlindungan
rasa aman pada saat di mana anak-anaknya tertidur lelap.
Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan kenyamanan bila saat
dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar selalu saling menyayangi
dan saling mengasihi sesama saudara.”

“Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan pengertian
dan kesadaran terhadap anak-anaknya tentang saat ini dan saat mendatang,
walaupun seringkali ditentang bahkan diombang-ambingkan oleh anak-anaknya.”

“Ku berikan kebijaksanaan dan kemampuan padanya untuk memberikan
pengetahuan dan menyadarkan, bahwa isteri yang baik adalah isteri yang
setia terhadap suaminya, isteri yang baik adalah isteri yang senantiasa
menemani, dan bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka,

walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap kesetiaan yang
diberikan kepada isteri, agar tetap berdiri, bertahan, sepadan dan saling
melengkapi serta saling menyayangi.”

“Ku berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti, bahwa lelaki itu
senantiasa berusaha sekuat daya fikirnya untuk mencari dan menemukan cara
agar keluarganya dapat hidup didalam keluarga bahagia dan badannya yang
terbongkok agar dapat membuktikan, bahwa sebagai lelaki yang
bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya, senantiasa berusaha
mencurahkan sekuat tenaga serta segenap perasaannya, kekuatannya,
kesungguhannya demi kelanjutan hidup keluarganya. “

“Ku berikan kepada lelaki tanggungjawab penuh sebagai pemimpin keluarga,
sebagai tiang penyangga (pendukung), agar dapat dipergunakan dengan
sebaik-baiknya. Dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh lelaki,
walaupun sebenarnya tanggungjawab ini adalah amanah di dunia dan akhirat.”

Terkejut si anak dari tidurnya dan segera dia berlari, berlutut dan berdo’a
hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri kamar ayahnya yang sedang
berdo’a, ketika ayahnya berdiri si anak itu menggenggam dan mencium
telapak tangan ayahnya.

“Aku mendengar dan merasakan bebanmu, ayah.”

-er_h4-

Juni 6, 2008

WBL IN ACTION

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — hanum01 @ 4:28 am

Sebenernya udah lama pengen nulis WBL IN ACTION ini… tapi apa daya SDM terbatas… waktu juga terbatas… kuota speedy terbatas… hehehe ( ni nulis numpang wifi kampus). Akhirnya setelah bberapa kali kesalahan teknis yang menyebbkan postingan tidak tersimpan setelah nulis berratus – ratus kata2 heheheh…( sebel banget de…)

Yawda de kita mule ajah… ni liburan yg lumayan seru ( liburan harpitnas waisak kemaren c) ama anak2 ADV… awalnya kebetulan banget q bisa ikutan liburan bareng anak2, secara q dah lama banget ga nongkrong lagi ke ADV. Tapi berhubung q lagi minta tolong instalin program2 ke laptop q so berkunjunglah aq ke markas ADV ( kesannya pas butuhnya ajah ya… heheheh)

Pas hari H….

Anak2 bilang kalo kumpul di depan atm bca ubaya jam 7 tettttt…!! Q udah berangkat pagi2 takut telat ajah… pas dating, q kaget banget kok udah banyak yg dateng yahhh!!! Mampus de anak2 masak udah pada kumpul semua c, tumben banget anak2 pada on time. Tapi…. Begitu muka2 na keliatan dengan jelas… “kok ga ada yang dikenal c… apa anak2 adv mukana pada berubah semua ya, banyak anak baru ya setelah aq tinggal 1 semester”. Setelah q cerna baek2… mereka menatap aku dengan tatapan aneh begitu, aq juga natap mereka dengan tatapaan heran plus bingung kayak kambing congek. Ternyataaaaa…. Tu anak bukan anak2 adv, tapi kumpulan anak2 yg juga maw liburan kali ya… … huuffff…..

Baru sejam kemudian de anak2 pada kumpul semua huhhhh…!!!

Tetep de,,,,, waktu Indonesia bagian ADV… selalu ngareettt… ( maap yeeee)

Qt berangkat pake 2 mobil. Jumlah total yang ikut ada 17 ekor… eh anak. Sampe di WBL dah jam 9an lebih. Q kaget banget pas nyampe sana, udah banyak banget bis2 yang dipasrkir, ada 30an bis kali ya… ( ga sempet ngitung c, tapi sumpah de banyak banget, kalah de terminal). Padahal tu loket blom buka loh. Heran de… tapi dipikir2 emang kesalahan kalo ke WBL ato tempat wisata disaat hari libur atau lebih tepatnya harpitnas. Pasti kayak pasar de…

Ni poto2 qt pas di depan gerbang wbl…

Qt beli tiket dulu. Yaahhh lumayan lah HTM nya 40 rebu buat terusan pas libur. Kalo hari biasa 35 rebu kali. Lupa!! Begitu masuk kita langsung ketemu ama temen lama kita… heheheh mickey mouse. Ternyata masih ada juga ya hari gini badut miki mose heheheh

Rute qt lanjut kerumah kucing, saying qt ga mengabadikan kucing2 itu, tapi tetep ajah qt sendiri yang malah foto2… (sempet2nya c…hohohohoho). Mulai dari kucing liar… angora, Persia, apa ajah de… oh iya… manja2 banget loh mereka (kayak manusia ajah)

Nahhh… kita lanjut ke bioskop 3 d… bhussssyyetttt de, antrinya paannjaaaaaaaannggggg banget kayak choki2..hehehe aduwh jadi pusing banget ngeliat lautan manusia. Ampe sore kali ya kita baru dapet giliran masuk. Akhirnya karena antrian yang semakin menggila, qt memutuskan untuk terus jalan n ke rumah sakit hantu. Di rumah sakit hantu ternyata ga kalah antrinya… GILAAA!!!!! Gara2 harpitnas nie jadi banyak banget yg liburan ke sini.

Dulu q c udah pernah masuk ke sini, yaahhh… lumayan bikin takutu juga c ( apa aqnya yg penakut yahh xixixixixixixi) yang bikin nakutin itu soalnya qt jalan sendiri n tanpa bantuan untuk bisa keluar dari ruangn itu. Jadi kalo qt lambat n ga jalan2, ya kita semakin lama didalam sana. So minimal arus ada 1 pemberani yang masuk dalam 1 kelompok….

Dari 17 yg ikut, Cuma 2 yg ga ikutan masuk… hohohohoho, entah mengapa, tapi kalo ellys c udah pasti beneran kagak berani masuk de,,,, ampe lebaran monyet juga dy ga bakalan berani

After that qt lanjut jalan ke rumah kaca… udah ketauan khan dari namanya itu rumah kaca, pasti bnayak kaca2 disana… hohohoho… sambil nunggu masuk, tetep qt poto2 lagi abisnya bosenin banget c. menunggu adalah hal yang paling membosankan

Waahhhh ternyata gelap didalem sana…. Huhuhuhu Cuma kaca 2 ajah ( ya iyalah namanay juga rumah kaca..)

Mei 19, 2008

wanita itu…

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — hanum01 @ 11:45 am

“Wanita itu ibarat buku yang dijual di toko buku.”

Kata Ukhti Liana, mentor rohaniku ketika SMA.

Ia melanjutkan ceritanya “Begini asosiasinya.. di suatu toko buku, banyak pengunjung yang datang untuk melihat-lihat buku.

Tiap pengunjung memiliki kesukaan yang berbeda-beda. Karena itulah para pengunjung tersebar merata di seluruh sudut ruangan toko buku.

Ia akan tertarik untuk membeli buku apabila ia rasa buku itu bagus, sekalipun ia hanya membaca sinopsis ataupun referensi buku tersebut.

Bagi pengunjung yang berjiwa pembeli sejati, maka buku tersebut akan ia beli.

Tentu ia memilih buku yang bersampul, karena masih baru dan terjaga. Transaksi di kasirpun segera terjadi. ”

“iya, terus kak..?” kataku dan teman-teman, dibuat penasaran olehnya.

“Nah, bagi pengunjung yang tidak berjiwa pembeli sejati, maka buku yang ia rasa menarik,

bukannya ia beli, justru ia mencari buku dengan judul sama tapi yang tidak bersampul.

Kenapa? Kerena untuk ia dibaca saat itu juga. Akibatnya, buku itu ada yang terlipat, kusam, ternoda oleh coretan, sobek,

baik sedikit ataupun banyak. Bisa jadi buku yang tidak tersampul itu dibaca tidak oleh seorang saja.

Tapi mungkin berkali-kali, dengan pengunjung yang berbeda tetapi berjiwa sama,

yaitu bukan pembeli sejati alias pengunjung iseng yang tidak bertanggung jawab.

Lama kelamaan, kasianlah buku itu, makin kusam hingga banyak yang enggan untuk membelinya” Cerita ukhti Liana.

“Wanita itu ibarat buku. Jika ia tersampul dengan jilbab, maka itu adalah ikhtiar untuk menjaga akhlaknya.

Lebih-lebih kalau jilbab itu tak hanya untuk tampilannya saja, tapi juga menjilbabkan hati.. Subhanallah..!

Pengunjung yang membeli adalah ibarat suami, laki-laki yang telah Allah siapkan untuk mendampinginya menggenapkan ½ dienNya.

Dengan gagah berani dan tanggung jawab yang tinggi, ia bersedia membeli buku itu dengan transaksi di kasir yang diibaratkan pernikahan.

Bedanya, Pengunjung yang iseng, yang tidak berniat membeli, ibarat laki-laki yang kalau zaman sekarang bisa dikatakan suka pacaran.

Menguak-nguak kepribadian dan kehidupan sang wanita hingga terkadang membuatnya tersakiti, merintih dengan tangisan,

hingga yang paling fatal adalah ternodai dengan free-sex.

Padahal tidak semua toko buku berani menjual buku-bukunya dengan fasilitas buku tersampul.

Maka, tentulah toko buku itu adalah toko buku pilihan.

Ia ibarat lingkungan, yang jika lingkungan itu baik maka baik pula apa-apa yang ada didalamnya. ” kata ukhti Liana.

“wah, kalau begitu jadi wanita harus hati-hati ya..!. ” celetuk salah satu temanku.

“Hmm, .apakah apapun di dunia ini bakal dapet yang seimbang ya, kak? Kayak itu deh, buku yang tersampul dibeli oleh pembeli yang bertanggung jawab. Itukan perumpamaan Wanita yang baik dan terjaga akhlaknya juga dapat laki-laki yang baik, bahkan insyallah mapan, sholeh, pokoknya yang baik-baik juga. Gitu ya, kak?” kata temanku.

“Benar, Seperti janji Allah SWT, “Wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanit yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). (An-Nur:26). Dan, hanya Allah yang tak menyalahi janji. ” penjelasan ukhti Liana.

***

Empat tahun berselang.. diskusi itu masih mengena dihatiku.

Hingga pada suatu malam, pada suatu muhasabah menyambut usia yang bertambah, “Pff, Ya Allah… Tahu begini, Aku malu jadi wanita. ” bisikku.

Menjadi wanita adalah amanah. Bukan amanah yang sementara. Tapi amanah sepanjang usia ini ada.

Pun menjadi wanita baik itu tak mudah. Butuh iman dan ilmu kehidupan yang seiring dengan pengalaman.

Benar. Menjadi wanita adalah pilihan. Bukan aku yang memilihnya, tapi Kau yang memilihkannya untukku.

Aku tahu, Allah penggenggam segala ilmu. Sebelum Ia ciptakan aku, Ia pasti punya pertimbangan khusus,

hingga akhirnya saat kulahir kedunia, Ia menjadikanku wanita.

Aku sadar, tidak main-main Allah mengamanahkan ini padaku.

Karena kutahu, wanita adalah makhluk yang luar biasa.

Yang dari rahimnya bisa terlahir manusia semulia Rasulullah atau manusia sehina Fir’aun.

Kalau banyak orang lain merasa bangga menjadi wanita, karena wanita layak dipuja, karena wanita cantik memesona,

karena wanita bisa dibeli dengan harta, karena wanita cukup menggoda, dan lain sebagainya, maka justru sebaliknya,

dengan lantang aku berkata.. “aku malu menjadi wanita!”

Ya, Aku malu menjadi wanita, kalau faktanya wanita itu gampang diiming-iminggi harta dengan mengorbankan harga dirinya.

Aku malu menjadi wanita kalau ternyata wanita itu sebagai sumber maksiat, memikat, hingga mengajak pada jalan sesat.

Aku malu menjadi wanita kalau ternyata dari pandangan dan suara wanita yang tak terjaga sanggup memunculkan syahwat.

Aku malu menjadi wanita kalau ternyata tindak tanduk wanita sanggup membuahkan angan-angan bagi pria.

Aku malu menjadi wanita kalau ternyata wanita tak sanggup jadi ibu yang bijak bagi anaknya dan separuh hati mendampingi perjuangan suaminya.

Sungguh, aku malu menjadi wanita yang tidak sesuai dengan fitrahnya.

Ya, Aku malu jika sekarang aku belum menjadi sosok wanita yang seperti Allah harapkan.

Aku malu, karena itu pertanda aku belum amanah terhadap titipan Allah ini.

Entahlah, dalam waktu 19 tahun ini aku sudah menjadi wanita macam apa.

Aku malu.. Bahkan malu ini berbuah ketakutan, kalau-kalau pada hari akhir nanti tak ada daya bagiku untuk mempertanggungjawabkan ini semua.

Padahal, setahuku dari Bunda Khadijah, Aisyah dan Fatimah, wanita itu makhluk yang luar biasa, penerus kehidupan.

Dari kelembutan hatinya, ia sanggup menguak gelapnya dunia, menyinari dengan cinta.

Dari kesholehannya akhlaknya, ia sanggup menjaga dunia dari generasi-generasi hina dengan mengajarkannya ilmu dan agama.

Dari kesabaran pekertinya, ia sanggup mewarnai kehidupan dunia, hingga perjuangan itu terus ada.

Allah, maafkan aku akan kedangkalan ilmuku dan rendahnya tekadku. Aku berlindung pada-Mu dari diriku sendiri.

Bantu aku Rabb, untuk tak lagi menghadirkan kelemahan-kelemahan diri saat aku ada di dunia-Mu.

Hingga kelak aku akan temui-Mu dalam kebaikan akhlak yang kuusahakan. Ya, wanita sholehah..”

wRitten by : Meralda Nindyasti

Mei 18, 2008

teguran tuhan

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — hanum01 @ 4:44 am

Seorang pekerja proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi.

Pada suatu saat, ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerja yang ada di bawahnya.

Ia berteriak sekuat tenaga, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia.

Untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia lalu mencoba melemparkan uang logam di depan temannya. Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu kembali bekerja.

Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya tetap tidak berhasil.

Tiba-tiba ia mendapat ide.

Diambilnya sebuah batu kecil lalu dilemparkannya ke arah orang itu.

Batu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit temannya menengadah ke atas.

Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan berisi pesan yang hendak disampaikannya.

……

Ada kalanya Tuhan menggunakan pengalaman-pengalaman yang menyakitkan,

untuk membuat kita menengadah kepadaNya.

Berkat yang Tuhan berikan seringkali tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepadaNya.

Karena itu memang lebih tepat jika Tuhan menjatuhkan “batu” kepada kita.,

thk’s 4 er_h4 atas tulisannya

my prayer

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — hanum01 @ 3:29 am

Hidup ini sulit… hidup ini indah… hidup ini berjuta rasana

hhmmmmm sulit untuk diungkapkan, sulit untuk dipahami…

masa sulit adalah masa ujian dan rapor qt ditentukan nantinya… qt lulus ato ga.

semua tergantung qt, tergantung qt mau memilih maw menghadapi atau selalu larut

ijinkan aku berdoa bukan agar aku terhindar dari bahaya
melainkan agar aku tidak takut untuk menghadapinya…

Ijinkan aku memohon…
bukan agar penderitaanku hilang…
melainkan agar hatiku teguh menghadapinya…

Ijinkan aku tidak mengidamkan untuk diselamatkan dalam ketakutan dan kegeliashan…
melainkan mengharapkan akan kesabaran untuk memenangkan kebebasanku…

berkati aku sehingga aku tidak menjadi pengecut
dengan merasakan kemurahanMu dalam keberhasilan
melainkan biarkan aku menemukan genggaman tanganMu dalam kegagalanku…

indah pada waktunya…

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — hanum01 @ 3:21 am

lagi pengen melow ni….

kayakna pas banget buat q

huufffff…

aku minta kepada Allah bunga yang segar….
duberi aku kaktus berduri

Aku minta kupu – kupu…
diberiNya ulat

Namun tidak lama kaktus itu berbunga indah sekali…
dan ulat itu menjadi kupu – kupu yang cantik

Begitulah cara Allah mengasihi hambanya
selalu indah pada waktunya

Mei 17, 2008

my nimo…

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — hanum01 @ 6:21 pm

sebenernya uda aga basi c q baru nonton film cintapucino hari gini…

huffff tapi gpp lah daripada ga sama sekali. uda lama banget pengen nonton ni film tapi ga kesampean juga. pas ada di bioskop ga pernah sempet ketonton… akhirna baru ketonton sekarang… huffff

lumayan juga c ni film, actingnya pas banget kayak orang yang bener2 lagi jatuh cinta… ya kayak gitu itu cewek kalo lagi jatuh cintrong. sempet kehipnotis juga q pas nonton tu film!!! huufffff

ngomongin my nimo… ummmmm q punya my nimo juga ga ya…..

kayaknya arus merecall ingetan waktu SMA dulu ni…

kalo q arus dihadepin ama situasi yang kayak gitu… ga taw de milih sapa ( ngarep… hweheheheh)

-peace-

wah2 udah de… bahas nostalgila waktu SMA ga akan ada abisna…

Mei 16, 2008

my daily-begining-

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — hanum01 @ 12:20 pm

wahhh masi bingung juga ya awal2 pertama buat blog yang “beneran” hehehe… (maklum masi gaptek)… tapi dengan bekal -bonek- n coba2 c gpp, selama masi ada undo dan redo q c buat ni blog sambil bismillah aja… coba aja ni hidup bisa di undo n redo ya… waahhh kita bakalan bisa bebas ngelakuin apa aja dunk tanpa mikir wekekekeke…

untungna ni cuma blog… jadi ya proses trial n eror masi berlaku ( btw ni teori apa ya trial n erorr itu…. unmmm… oh ya… teorina mbah Thorndike wekekeke…. – buka buku dulu itu- )

ya mudah2an selanjutna dengan kemampuan yang pas2an ini bisa bikin blog yang bagus ya….

Blog pada WordPress.com.