ini merupakan pengalamanku menerbitkan buku pertama kali. Apalagi serbitkannya secara self publishing. Semua keribetan dihandle aku dan patnerku yaitu paramita. Alhamdulillah semua banyak yang membantu. Mulai dari cover, layouter dan semua berhubungan dengan tetek bengek dunia penerbitan. Huuffff… memang penuh dnegn perjuangan untuk menghasilkan karya masterpiece…(ceile…masterpiece).
Nahhhhh… pengalaman paling menegangkan mungkin saat mengurus ISBN. Mungkin para pembaca buku banyak yang gak sadar akan adanya ISBN di sebuah buku. Jujur sebelum aku mengurus ini, aku juga gak begitu perhatian kalo angka-angka dan garis2 yang biasana ada pada setiap buku itu adalah penting. Ternyata itu adalah ISBN. ISBN (arti harfiah Bahasa Indonesia: Angka Buku Standar Internasional), adalah pengindentikasi unik untuk buku-buku yang digunakan secara komersial.
ISBN diperuntukkan bagi penerbitan buku. Nomor ISBN tidak bisa dipergunakan secara sembarangan, diatur oleh sebuah lembaga internasional yang berkedudukan di Berlin, Jerman. Untuk memperolehnya bisa menghubungi perwakilan lembaga ISBN ditiap negara yang telah ditunjuk oleh lembaga internasional ISBN. Perwakilan lembaga internasional ISBN di Indonesia adalah Perpustakaan Nasional yang beralamat di Jalan Salemba, Jakarta. Nomor ISBN dapat diperoleh dengan menghubungi Perpustakaan Nasional dengan cara datang langsung atau melalui Faksimil dengan ketentuan:
- Mengirimkan atau membawa surat permohonan yang berisi judul buku beserta sinopsis buku yang akan diterbitkan.
- Membayar biaya administrasi Rp 25.000/judul buku (di Malaysia tidak dikenai biaya apa pun). kalau yang plus barcode jadi Rp. 60.000/judul buku
Proses untuk memperoleh nomor ISBN tidaklah rumit, terlebih bila datang sendiri ke Perpustakaan Nasional hanya memerlukan waktu beberapa jam. Nahhh…. karena aku tinggal di surabaya dan temenku tinggal di Purwokerto, jadinya aku gak mengurus langsung ke Perpustakaan nasional. kalau yang berada di luar Jakarta, bisa mengurus lewat faximile. Semua persyaratan di fax kan dan dicantumkan juga alamat email/fax yang bisa dihub untuk mengirim barcode dan nomor ISBN nya. persyaratan2 itu antara lain :
1. copy Halaman depan judul
2.copy halaman belakang judul (yang biasanya ada identitas buku n copyright)
3. copy daftar isi
4. Surat pernyataan
5. Surat permohonan
6. Copy kata pengantar
7. bukti transfer (kalo biaya ditransferkan)
Setelah semua di fax an (bagi yang gak langsung datang), langsung telpon ke perpus nasional Telp. 021-3922669, 3922749, 3922855, 3923116, 3923867 fax : 021-3927919
untuk konfirmasi apakah sudah diterima semua dan apakah semua persyaratan sudah benar. Kalau sudah, tinggal menunggu balasan email atau fax.
Menurut pengalamanku, aku mengefax kan siang jam 1, sore jam 4-5an sudah dikirimkan barcode dan nomor ISBN ke email. Sungguh sangat ceppat dan ga bertele2.
Awalnya aku pesimis karena aku mendengar kabar kalau mengurusnya bisa berhari2 dan bahkan kalau yang baru pertama kali mengurus bisa 2 minggu. ternyata semua itu informasi salah.









9 tanggapan kepada “Ngurus ISBN buku…. Mudah kok!!!”
nurrahman18
Juli 24th, 2009 pada 08:32
murah juga ya ternyata
frank
September 23rd, 2009 pada 09:21
bagaimana dgn e-book???
apa perlu ISBN??
aji saka
Oktober 14th, 2009 pada 21:20
mo minta bantuan cara ngurus ISBN dan contoh2 berkas yang perlu di Fax kan pejelasan detail nya
Terima kasih
Surabaya,14 -10 2009
ttd
Aji Saka
syahrum
November 23rd, 2009 pada 09:30
tolong bantuan nya, cara mendapatkan ISBN, dan berkas yang perlu di Fax
Luigi
Desember 4th, 2009 pada 15:01
Terima kasih, Mbak, atas info Anda. Info ini pasti amat berguna. Cuma saya mau tanya apa saja isi “surat Pernyataan” itu. Trims.
abdurrahman
Januari 7th, 2010 pada 15:29
saya pengen ngirim data saya lewat email
dian
Agustus 3rd, 2010 pada 12:25
wah tranfernya kemana yah, gak ada informasinya
widowati
Agustus 16th, 2010 pada 20:54
mbak,sy ditugasi ngurusin ISBN buku oleh atasan sy,mslhnya ini yg prtm,sy g tw msti gmn
dr tulisan mbak sy dpt gmbrn klo gmpng ngurusnya (kbltulan sy dr Jateng & g bs dtng lgsg k’PN-Jkt)
klo blh,bs g sy mnt d’emailkan cntoh berkas yg hrs d’fax k’Jkt
thx sblmnya
Pujiono
Maret 18th, 2011 pada 23:32
aku juga mau cobalah kalo gitu, cuma apa ya gunanya isbn tu? adakah riwardnya?