.:senandung kehidupan:.

Juni 14, 2009

comment for KCB…

Diarsipkan di bawah: kabar kabari, resensi film — Tag:, , , , , , , , , — hanum01 @ 12:52 am

KCB

ketika cinta bertasbih…. ya sekarang kata2 itu menjadi sangat booming di Indonesia, bahkan di beberapa negara lain di muka bumi ini. Baik itu filmnya, maupun novel2nya yang laris dipasaran bak kacang goreng. Disini aku gak akan menulis tentang resensi dari film ataupun novel ini karena sudah banyak tulisan2 yang menulis hal itu…. tapi lebih dari sekedar itu, aku menuliskan tentang apa yang dapat aku tangkap, aku pelajari dan membuat aku trenyuh saat membaca ataupun melihat film KCB ini.

kcb2

pertama-tama, aku udah nunggu film ni dari setahun lebih yg lalu sejak aku khatam baca novelnya yang ke 2. Mgk perlu di ingatkan kembali novel ketika cinta bertasbih ini ada 2 jilid. Yaitu KCB 1 dan KCB 2. Awalnya aku agak bingung kalo ni novel akan di buat film, akan sepanjang apa yah, soalnya konflik dalam buku ini baik 1 dan 2 sangat banyak sekali. gak seperti novel AAC terdahulu yang tidak terlalu banyak tokoh yang mempunyai masalah dibandingkan KCB. Dalam KCB ini hampir semua tokoh punya cerita yang khas dan sangat menyentuh. Contohnya dalam KCB 1 selain kisah sang Azzam sendiri, ada kisah konflik furqon dengan penyakit AIDS, kisah keberhasilan husna, kisah anna yang dilamar Furqon, kisah cinta fadil (teman azzam)dengan tiara yang gagal, kisah cinta adiknya Fadil, mala dengan teman Azzam (lupa namanya), kisah teman2 malaysia Anna, kisah Eliana…. Sungguh sangat rumit sekali sebenarnya kalo di ceritakan secara detil dalam sebuah film.Dalam KCB 2…. hhmmm lebih berwarna lagi tokoh2 yg ada dalam cerita. Tapi memang ada beberapa kisah yg hanya cukup sampai di KCB 1 dan gak dimunculin lagi di KCB 2.

Tapi semua itu mempunyai makna dan hikmah di masing2 cerita. Seperti kisah cinta Fadil dan Tiara yang harus berpisah padahal mereka sangat amat saling mencintai. Tiara dilamar oleh sahabatnya sendiri, yaitu Zulkifli yang sudah lebih mapan dan siap untuk menikah dan dia harus menahan emosi serta rasa cemburunya yang udah di ubun2 saat di minta untuk menyanyi menghibur para undangan di pernikahan tiara dan zulkifli….  dalam kisah itu bisa di petik bahwa ikhlas itu memang gak gampang!! Apalagi mengikhlaskan orang yang di cintai untuk dimiliki oleh sahabat sendiri. Begitu juga dengan kisah cinta Anna dan Azzam…. Azzam harus rela dan ikhlas bahwa wanita yang ingin di lamarnya telah di dahului oleh sahabatnya sendiri yaitu Furqon. Disini lagi2 masalah keikhlasan menjadi peran utama dalam memecahkan teka teki Yang Diatas.

ada juga saat adegan Azzam sangat marah saat Eliana akan memberinya hadiah french kiss kepada Azzam karena sudah membantu keluarga Eliana dalam menjamu kerabat ayah Eliana. Azzam tidak mau menodai kesucian dirinya, kesucian Eliana dengan melakukan french kiss sebelum hubungan mereka halal. Subhanallah…. sungguh prinsip yang sangat jarang ditemui di jaman sekarng.

Tentang para pemain…. sebagian besar para pemain KCB adalah sosok yang sesuai dengan bayangan dan khayalanku saat membaca novelnya. Sosok azzam… cocok, pemuda yang pintar, pekerja keras, ulet, berprinsip, tegas, berjiwa pemimpin, penampilan khas orang Jawa, medoknya, tingginya, perawakannya sangat pas di bawakan oleh M. Kholidi Asadil Alam. Seandainya peran itu jadi di bawakan oleh Dude Herlino, menurutku agak kurang cocok. Terlalu “ganteng” dan “anak kota sekali”. padahal dalam cerita di kisahkan sebagai anak desa yang sederhana.

Anna Alfathunisa yang diperankan juga sangat pas di bawakan oleh Oki Setiana Dewi. Dalam hati sueeerrrr aku minder. Minder karena apa…. bukan karena secara fisikly, tapi lebih kepada aku masih belom bisa total berjilbab seperti dia. belum bisa saleha seperti Anna. Boleh khan minder dalam hal ibadah heheheh…. Kata2 Anna yang aku suka banget “Saya hanya ingin seperti Fatimah, putri kanjeng Nabi yang seumur hidupnya tidak pernah di madu oleh Ali bin abi Tholib”….

Satu hal lagi yang akan aku sampaikan…. kita bisa melihat dari cerita KCB ini… bahwa pepatah lama yang menyebutkan “Jodoh Tak kan lari di kejar” itu adalah benar. Kalau memang kita sudha di takdirkan berjodoh dengan seseorang, mau orang itu sudah di ambil orang lain, mau pergi kemana saja, kembalinya juga tetep pada kita. Seperti kisah Anna dan Azzam, dalam KCB 2 diceritakan bahwa Anna dapat menikah dengan Azzam dan tetap menjadi “perawan” meskipun sebelumnya telah menikah dengan Furqon dan akhirnya bercerai. Furqon belum pernah sama sekali “menyentuh” Anna selama pernikahnnya karena Furqon takut menularkan virus AIDSnya pada Anna.padahal Azzam pun sudah akan menikah dengan wanita lain dan ternyata harus putus tunangan dengan wanita lain itu karena kecelakan yang mengakibatkan tulang kakinya patah.

Sebagai manusia kita memnag hanya bisa berusaha dan berdoa, Tuhanlah yang menentukan nasib kita selanjutnya. Dialah sanga maha Pengatur hidup manusia dan tahu apa yang terbaik buat umatnya. Sesuatu hal yang buruk mungkin bukanlah benar2 sesuatu yang buruk buat kita, mungkin saja justru sesuatu pertanda yang bisa mmebawa kita dalam sebuah kebaikan. Wallahuallam….

Semoga film ni bisa memberi inspirasi kepada semua orang yang melihat ataupun yg membaca bukunya dan menjadi ladang dakwah bagi yang bersangkutan!!!!

6 Tanggapan »

  1. sip sip “Jodoh Tak kan lari di kejar”??
    hehehe tapi kalo aq mah gag mau lari lari kejar2an mbak..
    buat aq “cinta akan bersandar pada tempatnya”
    dan tidak ketinggalan ku suka kata2 “cinta dapat mengubah kandang ayam menjadi Istana ayam” hiahahaha

    hehe dan ralat mbak… bukan french kiss deh prasaan.. Friends kiss..
    mbak eleana saya mau musibah friends kiss dari mbak.. gyahahahahahaaha…

    ===tulisan diatas banyak becandanya jadi jangan dimasukkan dalam hati, cukup masukan saja ke perut biar kenyang :) ===

    hanum say : owalahhhh salah yah…. coba aq baca lagi novelnya heheheh….

    Comment oleh emonye — Juni 17, 2009 @ 11:37 pm

  2. hiaaa lali belum bersua salam kenal…
    salam kenal mbak Septi Hanum.. ahahaha
    Happy Blogging!!

    Comment oleh emonye — Juni 17, 2009 @ 11:41 pm

  3. salam kenal…
    yahhh.. saya sih menghargai-menghargai aja hasil kerja sineas indonesia.. oleh karena itu,, saya bikin blog tentang mengkritik film,,, siapa tau bisa jadi pegangan para sineas dengan melihat kritik-kritik dari penonton untuk film film yang ada… jadi bisa lihat reaksi penonton dan belajar dari kritikan penonton tersebut.. untuk itu,, coba deh lihat blog saya dan komentarin bila berkenan…

    http://kritikpenonton.wordpress.com

    terima kasih
    -djd-

    hanum say : langsung ke TKP

    Comment oleh jirodanusastro — Juni 18, 2009 @ 1:45 am

  4. saya juga nulis review film kcb. kalo berkenan silahkan mampir….

    ada beberapa yang saya suka, ada juga yang kurang suka.

    Comment oleh Irfan — Juni 24, 2009 @ 7:44 pm

  5. salam kenal semua kcb,mba anna kalu lagi senyum cuantik banget dech,hihihihi,,,,,, dan yang suka dari mba anna tu kalau ngomong lembut banget,pokoknya saya ngepen banget dech sama mba anna,,,,,,,,

    Comment oleh idrus al kappy — Juli 22, 2009 @ 6:58 am

  6. hai……………………….??????????????????
    ass………….kuuuum ila jamii”
    aku pengefen berat kalian loh wahai my shobattt PERSONIL KCB.tetap sukses yachhhhhhhhhhhhh
    buat lagi donk KCB 3

    Comment oleh fitri — November 29, 2009 @ 10:28 am


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan sebuah tanggapan

Blog pada WordPress.com.